Lilin-lilin 20
menyisa cerita hidup,
kehilangan mempelai...
Hampa bersejarah
sebait menukik pilu.
Terbang rendah meringkuk pulas
aku dan kau, bila berjodoh
selaras awan angin memuji mendung!
Ku bisukan kalimahmu
sampai meredup lidah berduri
ingkar kendati pasti
melibas senyum
kemudian terhempas nista diri...
di ujung waktu...
Aku kian memudar..
Selasa, 12 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan kritik dan sarannya..