Cari Blog Ini

Kamis, 11 Februari 2010

Kisahku pada bintang

Bintang pudar menyemai lirih
Benih cahayanya terbakar gersang padang tandus kehidupan,
kemarau pada harapan.
Setitik indah, berfatwa karang
ku terus ada di titian ILAHI
untuk....
Menunggumu.!
Ku prasastikan kau di dalamnya hatiku...
Layaknya biru yang menghias laut.
Selamanya BaQA, tiada kan sirna!
Meski...Kau tak dapat ku miliki.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan kritik dan sarannya..