Selasa, 02 Februari 2010
Masih tentang "sang dewi"
Aku paham deritamu... aku tahu kasihmu... Aku mengerti kasihmu...aku mengerti sakitmu dan aku kagum tegarmu... namun aku sungguh tak pintar menafsirkan makna... bahwa pandang sendu Mama saat itu adalah tanda pamit Mama....ketegaranmu Mama... mencipta pilu terpendam bagiku...kesadaranku menjelma saat Mama telah tiada...kesakitan terakhirmu pun kau simpan sendiri..itu adalah "sayangmu" mama.. "sayangmu" yang terus dan selalu ada dalam tiap langkahku!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan kritik dan sarannya..