Cari Blog Ini

Selasa, 02 Februari 2010

Memori tentang "sang Dewi" (jum'at 3 maret 2000)

Pagi itu langit langit cerah Ma... Penuh harapanku utk bertemu Mama...Berita yang terdengar Mama telah kembali bersemangat...Akh...Mama berjuta mimpi telah ku rangkai...beribu rencana tertanam di benak...aku akan melihat Mama tersenyum lagi..tertawa seperti saat Mama masih tak terselimut penyakit tak berperasaan itu.
Dan...Mama...matahari naik sepengalah...Mama pulang di hantar...mama pucat...! Apa arti semua ini, Mama kaku, meski tersenyum, Mama tetap dingin walau mentari menyengat cahaya...
Ada apa., Mama hanya tidur kan...Mama akan bangun kan..., Mama jawablah...kenapa mereka memandikan Mama...Kenapa Ma..Ma dengar aku kan...jangan katakan Mama akan tinggalkan aku!...Ulangi lagi Ma tentang janji Mama "tak akan pernah pergi dariku..." katakan Ma...agar mereka tahu..Mama ku mohon...
Hatiku berair mata Ma...sungguh! Mama memang kembali... tapi tidak untukku, Mama kembali untuk Tuhan...!!

1 komentar:

RIZQA WAHIDAH mengatakan...

SUBHANALLAH....
SUBHANALLAH....
SUBHANALLAH....
Ya Rabb... Telah lama aku tahu bahwa aku ada di sekitar gadis berbakat seperti Yuyun... Namun baru sekarang aku baru bisa mengatakan bahwa aku terpaku membaca rangkaian puisi indahnya. Realita hidupnya membuatnya pandai menjalin kalimat - kalimat yang begitu menyentuh siaoa pun yang membacanya.

Posting Komentar

Silahkan berikan kritik dan sarannya..